Pencarian
Bahasa Indonesia
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
  • English
  • 正體中文
  • 简体中文
  • Deutsch
  • Español
  • Français
  • Magyar
  • 日本語
  • 한국어
  • Монгол хэл
  • Âu Lạc
  • български
  • Bahasa Melayu
  • فارسی
  • Português
  • Română
  • Bahasa Indonesia
  • ไทย
  • العربية
  • Čeština
  • ਪੰਜਾਬੀ
  • Русский
  • తెలుగు లిపి
  • हिन्दी
  • Polski
  • Italiano
  • Wikang Tagalog
  • Українська Мова
  • Lainnya
Judul
Naskah
Berikutnya

Yang Disembah Bodhisattva Quan Yin (vegan): Kutipan dari Surangama dan Sutra Hati, Bagian 1 dari 2

2026-04-06
Details
Unduh Docx
Baca Lebih Lajut
Acara hari ini merayakan hari ulang tahun Bodhisattva Quan Yin yang Dipuja (vegan), yang juga dikenal sebagai Bodhisattva Avalokitesvara. Dengan senang hati kami mempersembahkan kutipan dari “Meditasi Indra Pendengaran,” dalam Sutra Surangama yang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Upasaka Lu K’uan Yu, di mana Bodhisattva Avalokitesvara menjelaskan bagaimana Beliau peroleh empat kebajikan mutlak, yang berasal dari meditasi Suara.

Meditasi atas Indra Pendengaran

“[…] Aku menggunakan satu indra yang menembus, yang membawa pada pencerahanku melalui indra pendengaran; tubuh dan pikiranku memeluk seluruh alam Dharma, di mana aku mengajarkan semua makhluk untuk memusatkan pikiran mereka pada panggilan nama-Ku. Pahala yang didapatkan sama dengan yang diperoleh dari memanggil nama-nama semua Bodhisattva. Yang Terhormat di Dunia, nama tunggalku tak berbeda dengan nama yang tak terhitung jumlahnya, karena praktik dan latihanku yang membawa pada pencerahan sejatiku, […] Yang Terhormat di Dunia, karena Pemahaman Sempurnaku yang membawa pada pencapaian Jalan Tertinggi, aku memperoleh empat kebajikan mutlak yang tak terbayangkan. 1. Ketika aku pertama kali menyadari pikiran pendengaran yang paling mendalam, Esensi Pikiran (yaitu gudang Tathagata) melepaskan diri dari pendengaran tak bisa lagi dipisahkan oleh penglihatan, pendengaran, perasaan, dan pengetahuan, sehingga menjadi satu Bodhi yang murni, bersih, dan meliputi segalanya. Inilah sebabnya aku bisa mengambil berbagai wujud yang menakjubkan dan menguasai mantra esoteris yang tak terhitung jumlahnya. Saya dapat muncul dengan satu, tiga, lima, tujuh, sembilan, sebelas, dan hingga 108, 1.000, 10.000, serta 84.000 wajah (cakra); dengan dua, empat, enam, delapan, sepuluh, dua belas, empat belas, enam belas, delapan belas, dua puluh, dua puluh empat, hingga 108, 1.000, 10.000, serta 84.000 lengan yang membuat berbagai gerakan (mudra); dan dengan dua, tiga, empat, sembilan hingga 108, 1.000, 10.000, dan 84.000 mata suci dan murni, baik yang penuh belas kasihan maupun yang murka, serta dalam keadaan baik ketenangan yang tak tergoyahkan (dhyana-samadhi) maupun kebijaksanaan mutlak (prajna) untuk menyelamatkan dan melindungi makhluk hidup agar mereka dapat menikmati kebebasan yang besar. 2. Karena meditasi saya melalui indra pendengaran, yang mengakibatkan pembebasanku dari enam data indra, seperti suara yang menembus dinding tanpa halangan, saya bisa, dengan setiap penampakan dan dengan bantuan setiap mantra, memberikan ketidaktakutan kepada makhluk yang menderita di negeri-negeri sebanyak debu di sepuluh arah, di mana saya dianggap sebagai Pemberi Ketidaktakutan. 3. Karena kesempurnaan yang saya raih dengan menyempurnakan indra yang sesuai, makhluk hidup di negeri yang saya kunjungi (melepaskan keinginan dan keterikatan mereka dan) memberikan tubuh dan harta mereka untuk memohon belas kasih saya. 4. Karena saya telah merealisasikan pikiran Buddha dan mencapai Kebenaran Tertinggi saya dapat membuat persembahan kepada Tathagata di sepuluh penjuru dan memuaskan para makhluk hidup di enam alam yang mencari […] samadhi, umur panjang, dan bahkan Parinirvana

Karna Sang Buddha menanyakan cara terbaik untuk mencapai kesempurnaan, metode saya yang terdiri dari mengatur indra pendengaran guna menenangkan pikiran agar dapat memasuki aliran meditasi yang mengarah pada keadaan Samadhi dan pencapaian Pencerahan adalah yang terbaik. Yang Dimuliakan di Seluruh Alam, Sang Buddha memuji metode kesempurnaanku yang luar biasa dan memberiku, di hadapan para hadirin, nama Avalokitesvara. Karna pendengaranku yang cakup segalanya (fungsi absolut), nama saya dikenal di mana-mana.' Kemudian, Sang Buddha, dari singgasana-Nya yang megah, memancarkan sinar Cahaya dari lima anggota tubuh-Nya, yang mencapai dan menyinari kepala para Tathagata dan Bodhisattva yang tak terhitung banyaknya seperti debu di sepuluh penjuru. Sebagai balasannya, tak terhitung Tathagata memancarkan Cahaya yang menyinari kepala Buddha, para Bodhisatwa besar, dan Arahat di dalam majelis itu, menyebabkan hutan dan sungai menyanyikan Dharma dan Cahaya yang tak terhitung saling berjalin pada jaring mulia, sesuatu yang belum pernah dilihat sebelumnya. Akibatnya, semua (Bodhisattva dan Arhat di dalam majelis tersebut) mencapai Samadhi Berlian. Pada saat yang sama, hujan bunga teratai hijau, kuning, merah, dan putih mengubah seluruh ruang menjadi hamparan tujuh warna dan menyebabkan gunung-gunung, sungai-sungai, dan Bumi yang agung menghilang, serta semua alam lain yang tak terhitung jumlahnya menyatu menjadi satu alam semesta yang dipenuhi nyanyian dan pembacaan.”
Tonton Lebih Banyak
Video Terbaru
Antara Guru dan Murid
2026-04-07
614 Tampilan
Berita Patut Disimak
2026-04-06
421 Tampilan
38:11
Berita Patut Disimak
2026-04-06
52 Tampilan
Orang Baik, Karya Baik
2026-04-06
52 Tampilan
Antara Guru dan Murid
2026-04-06
966 Tampilan
Bagikan
Bagikan ke
Lampirkan
Mulai pada
Unduh
Mobile
Mobile
iPhone
Android
Tonton di peramban seluler
GO
GO
Aplikasi
Pindai kode QR, atau pilih sistem telepon yang tepat untuk mengunduh
iPhone
Android
Prompt
OK
Unduh